Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Diduga PAD Menguap dan Sebagai Tempat Esek-esek FUIBB Siap Turun Apabila Pemkab Bangkalan Tidak Berbenah

| Oktober 18, 2024 WIB |


Bangkalan, Treenews.id - Taman Rekreasi Keluarga (TRK) yang terletak di belakang Stadion Gelora Bangkalan ini mulai terlihat menggeliat yang banyak dikunjungi pelanggan tiap harinya, sejak pagi hingga tengah malam pun masih banyak pengunjung yang datang semenjak dibukanya Pusat jajan serba ada (Pujasera) hingga terhitung mencapai 21 kios yang berdiri di sepanjang pinggiran danau resapan kota.
Namun sangat disayangkan ternyata berjalannya waktu sejak dimulainya proyek pembangunan kios yang diketahui dibangun pada tahun 2020 atas kerjasama antara Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) dan pihak Ketiga sebuah koperasi yang berisial SS ini ternyata tidak menambah pendapatan daerah (PAD) bagi Pemkab Bangkalan secara signifikan. Hal tersebut seperti yang disampaikan Habib Umar Al Hamid selaku Ketua Forum Umat Islam Bangkalan Bersatu (FUIBB) di Pendopo Agung Kamis (17/10/2024) usai bertemu PJ Bupati.

Habib mengungkapkan bahwa ada keanehan dari kerjasama tersebut karena pembagian hasil sangat tidak seimbang, "Masak Pemkab Bangkalan hanya menerima 10% dalam pengelolaan usaha dan 90% diterima pihak ketiga, yang lebih memprihatinkan ternyata baru 5 kios yang membayar dari 21 kios yang ada. Akankah pemkab Bangkalan masih tak bergeming dengan kondisi seperti ini? dari tahun 2020 hingga sekarang 2024. Pihak ketiga menyewakan pada pedagang sebesar Rp. 6 juta/tahun," Terangnya.

"Lebih anehnya lagi apakah bisa koperasi membiayai pembangunan kios ? Untuk itu kami berharap ke PJ Bupati mempelajari kembali dan segera memfungsikan kembali SGB dan TRK sebagai fungsi awalnya, artinya memang tempat rekreasi yang bersahabat, menjaga norma-norma keagamaan, karena disana juga ada indikasi adanya transaksi esek-esek, untuk itu segera ditertibkan terlebih ditemukan hal-hal negatif yang tidak kita inginkan bersama," tambah Habib.

Kita juga harus punya komitmen baik pemerintah, TNI-Polri untuk bisa menertibkan tempat-tempat yang disalahgunakan seperti tempat esek-esek yang selama ini menjadi keresahan bersama, karena apabila hal tersebut tidak terlaksana sesuai harapan, kita akan turun bersama massa untuk membersihkan itu semua, sesuai janji saat pertemuan tadi yang juga dihadiri perwakilan Kodim 0829, perwakilan Polres Bangkalan, Saspol PP, Disbudpar, Dinsos.

'Itu sudah menodai tagline Bangkalan yang selama ini kita agungkan yakni Kota Dzikir dan Sholawat, kami masih memberi waktu untuk melakukan aksi hingga bulan ini, kita akan pantau terus, dan apabila hingga bulan ini tidak ada aksi nyata terpaksa kita yang akan turun," Tegas Ketua FUIBB ini.

Mewakili PJ Bupati Ismed Efendi selaku Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan di Pendopo Agung mengatakan bahwa kita masih mempelajari dan minggu depan mulai bertindak. Secepatnya akan diadakan rapat koordinasi dengan berbagai unsur untuk menangani masalah ini.

"Dalam pertemuan tadi ditentukan jam operasional hingga jam 23.00 wib dan akan dilakukan operasi penertiban bersama instansi terkait, kita akan mengupayakan bertindak secepatnya, berkenaan dengan akan turunnya massa itu urusan dia yang jelas kita tetap bertindak," jelasnya singkat.

_Luv_
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update