Bangkalan, Treenews.id - Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Bangkalan buka suara terkait pegawainya yang terlibat kasus perselingkuhan di sebuah hotel yang berada di Kota Surabaya pada 17 Februari 2024 lalu.
Seperti diketahui, sebelumnya sempat bereda luas vidio rekaman yang memperlihatkan seorang pria bersama manajemen hotel sedang menggerebek istrinya inisial AW (29) sedang ngamar disalah satu hotel yang berada di Surabaya dengan pria lain berinisial AD (26) yang sama sama pegawai PUDAM Bangkalan.
Direktur PUDAM Bangkalan, H. Shobirin Hasan mengatakan, bahwa dirinya menyayangkan peristiwa tersebut terjadi pada pegawainya sendiri. Sehingga pihaknya akan melakukan perbaikan dan pembinaan terhadap pegawainya yang melakukan pelanggaran
" Secara institusi jelas saya menyesalkan kejadian ini dan kepada masyarakat luas kami menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa itu dan kami janji akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pegawai kami dan saya pastikan pelayanan tetap berjalan dengan baik " Ujarnya, Senin (18/03/24).
Akibat pelanggaran yang dilakukan oleh AW dan AD pihak PUDAM menonaktifkan kedua pegawai tersebut sembari menunggu langkah hukum yang sedang berjalan. Namun begitu ia berharap agar persoalan tersebut diselesaikan secara kekeluargaan.
" Bagaimanapun juga mereka adalah anak anak kami sebagai staf di PUDAM bangkalan karena mereka masih butuh pembinaan kami dan yang harus kita perhatikan adalah masa depan mereka yang masih panjang " Tuturnya.
" Maka dari itu saya harap bisa diselesaikan secara kekeluargaan sehingga hasilnya benar benar mencari jalan tengah. Karena ini titik puncaknya dan saya ajak untuk bermuasabah diri dan evaluasi diri Pungkasnya.
_(Ga/Sat/Luv)_